Selasa, 15 Oktober 2013

Penyakit Peredaran Darah


a. Sklerosis
Arteri mempunyai sifat elastis. Namun, seiring dengan pertambahan usia, dinding arteri kehilangan elastisitasnya akibat penimbunan zat kapur. Keadaan inilah yang disebut arteriosklerosis. Hilangnya elastisitas arteri, memengaruhi jumlah darah yang melewati arteri dan akhirnya akan berpengaruh juga terhadap jumlah oksigen yang tersebar ke seluruh tubuh. Jenis sklerosis ini disebut atherosklerosis
Atherosklerosis dan arteriosklerosis merupakan penyebab beberapa hal sebagai berikut.
1) Kekurangan oksigen pada organ-organ tertentu.
2) Meningkatkan tekanan darah secara keseluruhan.
3) Penumpukan lemak di arteri koroner dapat menghambat sel-sel darah.
 
Gambar A:  arteri normal
Gambar B : arteri yang menyempit akibat tumpukan lemak (atherosklerosis)
b. Anemia
 Penyakit ini disebut juga penyakit kurang darah. Hal tersebut dikarenakan kekurangan hemoglobin, kekurangan sel darah merah, atau kekurangan zat besi (Fe).
Tanda-tanda dari anemia yang harus diperhatikan saat pemeriksaan yaitu :
1. Pucat pada membrane mukosa (adalah lapisan kulit dalam, yang tertutup pada epitelium, dan terlibat dalam proses absorpsi dan proses sekresi), yaitu mulut, konjungtiva, kuku.
2. Sirkulasi hiperdinamik, seperti takikardi, pulse yang menghilang, aliran murmur sistolik
3. Gagal jantung
4. Perdarahan retina
Terapi langsung ditujukan pada penyebab anemia dapat berupa:
- Transfusi darah
- Pemberian obat-obatan yang dapat menekan sistem imun.
- Pemberian suplemen besi, vitamin B12, vitamin-vitamin dan mineral lain yang dibutuhkan
c. Hipertensi.
Hipertensi dikenal juga sebagai penyakit darah tinggi. Hal ini terjadi jika tekanan sistolnya antara 140–200 mmHg dan distolnya antara 50–110 mmHg. Tekanan darah yang selalu tinggi adalah salah satu faktor risiko untuk stroke, aterosklerosis, serangan jantung, gagal jantung dan aneurisma arterial, dan merupakan penyebab utama gagal jantung kronis.
Jika hipertensinya berat atau menahun dan tidak diobati, bisa timbul gejala berikut:
sakit kepala
kelelahan
mual
muntah
sesak napas
gelisah
pandangan menjadi kabur yang terjadi karena adanya kerusakan pada   otak, mata, jantung dan ginjal
Obat tradisional yang dapat digunakan untuk hipertensi
- Gamat/Teripang/Mentimun Laut
- Teh Murbei
- daun cincau hijau
- seledri (tidak boleh lebih 1-10 gr per hari, karena dapat menyebabkan penurunan tekanan darah secara drastis)
- bawang putih (tidak boleh lebih dari 3-7 siung sehari)
- Rosela
- daun misai kucing
- minuman serai. teh serai yang kering atau serai basah(fresh) diminum 3 kali sehari. Dalam seminggu dapat nampak penurunan tekanan darah tinggi dengan menambahkan air rebusan daun mannga kweni
- obat alami darah tinggi ekstrak teripang
- Buah dan sayuran untuk menurunkan tekanan darah tinggi antara lain apel, belimbing, kesemek, asparagus, belimbing wuluh, buncis, kapri manis, mentimun, selada (lettuce), seledri, dan wortel.
d. Varises
 Varises berupa pelebaran pembuluh vena yang umumnya terjadi di daerah betis. Jika pelebaran tersebut terjadi di bagian anus, disebut ambeien, wasir, atau hemoroid.
Penyebab
1. Adanya trauma secara langsung pada katup vena yang menyebabkan kerusakan 1 atau lebih katup.           2. Terlalu lama berdiri.                                                                  
3. Kelebihan berat badan (overweight)                                            
4. Menumpangkan kaki saat duduk                                                                                                  
5. Memakai Pakaian yang terlalu mengompresi (ketat).
                                                                                                               
e. Leukemia                                                                                                                              
Leukemia atau lebih dikenal sebagai kanker darah merupakan penyakit dalam klasifikasi kanker pada darah atau sumsum tulang yang ditandai oleh perbanyakan secara tak normal dari sel-sel pembentuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid, umumnya terjadi pada leukosit (sel darah putih). Sel-sel normal di dalam sumsum tulang digantikan oleh sel tak normal atau abnormal yang keluar dari sumsum dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Sel leukemia memengaruhi proses pembentukan sel darah normal dan imunitas tubuh penderita.

Sistem: Berat Badan, demam,  sering infeksi                                                
Paru paru: mudah sesak napas                                          
Otot : lemah                                                                      
Tulang atau sendi: nyeri atau lunak                      
Psikologis: lelah, nafsu makan hilang                                
Urat getah bening: bengkak                                                    
Limpa dan atau hati :perluasan                                          
Kulit : malam berkeringat, mudah berdarah dan memar,keunguan tambalan atau bintik
Sebagian besar bentuk leukemia diobati dengan obat farmasi, biasanya digabungkan ke dalam sejenis kemoterapi obat-obatan multi. Bisa juga diobati dengan terapi radiasi. Dalam beberapa kasus, pencangkokan sumsum tulang juga dapat menyembuhkan leukimia. Bunga dan daun tapak dara juga berpotensi menjadi sumber obat untuk leukemia                                              
f. AIDS                            
Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).                                    
Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan. ,HIV yang baru memperbanyak diri tampak bermunculan sebagai bulatan-bulatan kecil (diwarnai hijau) pada permukaan limfosit setelah menyerang sel tersebut dilihat dengan mikroskop elektron.

HIV yang baru memperbanyak diri tampak bermunculan sebagai bulatan-bulatan kecil (diwarnai hijau) pada permukaan limfosit setelah menyerang sel tersebut dilihat dengan mikroskop elektron

Proses Persiapan Kemerdekaan Indonesia


a. Alasan Jepang Membentuk BPUPKI
Pada akhir tahun 1944 kedudukan Jepang mulai terdesak. Jepang selalu menderita kekalahan dalam Perang Asia Pasifik. Bahkan Indonesia berkobar perlawanan yang dilakukan rakyat maupun PETA. Keadaan di negeri Jepang semakin buruk, moral masyarakat menurun. Hal – hal yang tidak menguntungkan menyebabkan jatuhnya Kabinet Tojo pada tanggal 17 Juli 1994 dan digantikan oleh Jenderal Kuniaki Koiso
Pada tanggal 7 September 1944 didalam siding istimewanya Parlemen Jepang di Tokyo, Perdana Menteri Koiso mengumumkan bahwa daera Hindia Timur (Indonesia) diperkenankan merdeka kelak di kemudian hari.
Pada tahun 1944 Pulau Saipan direbut oleh Sekutu. Angkatan Perang Jepang dipukul mundur angkatan perang Amerika Serikat dari Papua Nugini, Kepulauan salomon, dan Kepulauan Marshall, maka seluruh garis pertahanan Jepang di Pasifik mulai hancur berarti kekalahan Jepang di ambang pintu. Sekutu terus menyerbu kota- kota di Indonesia sepert Ambon, Makassar, Manado, dan Surabaya. Akhirnya tentara Sekutu mendarat di kota penghasil miyak yakni Tarakan dan Balikpapan
Menghadapi situai yang gawat tersebut, pemerintah penduduk Jepang di Jawa di bawah pimpinan Letnan Jenderal Kumakici Harada berusaha meyakinkan bangsa Indonesia tentang janji kemerdekaan. Pada tanggal 1 Maret 1945 diumumkan pembentukan BPUPKI (Dokuritsu Cunbi Cosakai)
Maksud dan tujuan dibentuknya BPUPKI ialah untuk mempelajari dan menyelidiki hal hal penting berkaitan dengan segala sesuatu yang menyangkut pembentukan bangsa Indonesia merdeka.
BPUPKI ini dilantik tanggal 28 Mei 1945 di Gedung Cuo Sangi In yang dihadiri oleh seluruh anggota BPUPKI dan dua pembesar Jepang yakni Jenderal Itagaki dan Jenderal Yaiciro Nagano

b. Proses Penyusunan Dasar dan Konstitusi untuk Negara Indonesia yang Akan Didirikan
Sidang BPUPKI berlangsung dua tahap yag pertama 29 Mei-1 Juni 1945. Sedangkan sidang kedua berlangsung dari tanggal 10-17 Juli 1945.
1. Sidang BPUPKI (29 Mei-1 Juni 1945)
Sidang ini merumuskan undang undang dasar yang dimulai dengan membahas  dasar negara Indonesia Merdeka
Pada tanggal 29 Mei 1945, hari pertama persidangan pertama BPUPKI, Muh. Yamin adalah pidatonya mengemukakan Asas Dasar Negara Kebangsaan Republik Indonesia. Asas Dasar adalah sebagai berikut.
1.  Peri Kebangsaan
2.  Peri Kemanusiaan
3.  Peri Ketuhanan
4.  Peri Ketuhanan
5.  Kesejahteraan Rakyat
Pada tanggal 31 Mei 1945, Prof. Dr. Mr. Supomo mengemukakan pidatonya tentang dasar negara Indonesia.
1.  Persatuan
2.  Kekeluargaan
3.  Keseimbangan lahir batin
4.  Musyawarah
5.  Keadilan rakyat
Keesokan harinya pada tanggal 1 Juni 1945 merupakan rapat terakhir dalam siding pertama, Ir. Soekrno mengemukakan pendapat tentang usulan lima dasar negara Indonesia Merdeka, yaitu:
1.  Kebangsaan Indonesia
2.  Internasionalisme atau perikemanusiaan
3.  Mufakat atau Demokrasi
4.  Kesejahteraan Sosial
5.  Ketuhanan yang Maha Esa
Rumusan dasar negara Ir. Soekarno bernama Pancasila.
Sidang BPUPKI yang terakhir tidak mengahsilkan keputusan apapun. Pada waktu itu hanya ada saran saran atau usulan mengenai rumusan dasar negara bagi Indonesia merdeka. Setelah itu BPUPKI mengadakan reses selama sebulan.
Sebelum reses, dibentukla panitia kecil yang dipimpin oleh Ir. Soekarno. Panitia itu berjumlah 8 orang dengan tugas menampung saran, usul dan konsepsi para anggota untuk diserahkan melalui sekretariat.
Ir. Soekarno melaporkan bahwa tanggal 22 Juni 1945, Panitia Kecil itu mengadakan pertemuan dengan 38 anggota BPUPKI, sebagian diantaranya megahdiri siding di gedung Cuo Sangi In.
Dalam pertemuan itu pula terbentuk panitia kecil lain yang berjumlah 9 orang yang kemudian dikenal dengan nama panitia Sembilan. Panitia Sembilan itu berkumpul merumuskan dasar negara berdasarkan pemandangan umum para anggota.
Akhirnya mereka berhasil merumuskan maksud dan tujuan pembentukan negara Indonesia merdeka. Rumusan itu diterima secara bulat dan ditandatangani oleh Mr. Muh. Yamin. Rumusan panitia Sembilan itu diberi nama Jakarta Charter atau Piagm Jakarta.
2. Sidang BPUPKI II (10-17 Juli 1945)
Sidang kedua BPUPKI ini membahas rencana UUD, termasuk pembukaan dan preambulenya oleh Panitia Perancng Undang Undang Dasar yang diketuai oleh Ir. Soekarno.
Pada sidang tanggal 11 Juli 1945, Panitia Perancang UUD dengan suara bulat menyetujui isi preambule (pembukaan) diambil dari isi piagam Jakarta.
Hasil perumusan panitia kecil ini disempurnakan bahasanya oleh “Panitia penghalus bahasa”

Pada tanggal 7 Agustus 1945 BPUPKI dibubarkan sebagai gantinya dibentuk PPKI atau dalam bahasa jepangnya Dokuritu Junbi Inkai.PPKI ini dibentuk sebagai badan yang akan mempersiapkan penyerahan kekuasaan pemerintah dari bala tentara jepang kepada bangsa Indonesia.

Jumat, 11 Oktober 2013

How To Make Special Pancake

Ingridients
1 cup vanilla ice cream, thawed
1 cup water
1 egg
1 cup flour
1 1/2 teaspoons baking powder
1 pinch salt
oil
Equipment:
whisk or mixer
frying pan
big bowl
stove
soup spoon
spoon
Directions:
1.       Combine 1 cup ice cream with water and egg in a medium bowl.
2.       In a separate bowl, combine flour, baking powder, and salt.
3.       Add the wet mixture to the dry mixture and stir just until combined.
4.       Heat a greased skillet over medium.
5.       Spoon 1/3 cup of batter onto the skillet for each pancake.
6.       Flip once edges are cooked and pancake starts to bubble, about 1 minute.
7.       Cook other side until lightly browned and serve with a scoop of ice cream and strawberry syrup.

Selasa, 08 Oktober 2013

Gabriella's Profile


Profile about the author
Full Name: Gabriella Alexander Tardini
Nick Name: Gaby
Date of Birth: 20th May 1999
Age: 14
Hobby: Chatting, Browsing
Twitter: @gabriiellaagaby

How to Make Chicken Noodle Soup


Ingridients
450 g noodle
Salt
Pepper powder
1500 ml chicken broth
100 g  chicken,  torned and boiled
2 boiled egg, sliced
100 g mustard green, boiled
2 spring onion, sliced
Equipment
Pot
Bowl
Stove
Drainer
Direction
1.Boil the noodles in boiling salted water for five minutes, drain well
2.In other pot, boil chicken broth, add salt and pepper according to taste
3.Put the noodles into a bowl, add the mustard greens and pour hot chicken broth
4.
Put the torned chicken, sliced ​​egg and green onion into a bowl. Serve hot